Sabtu, 21 Agustus 2010

Jam tidur bergeser (lagi)

Bulan puasa ini berefek pada jam tidur.

Normalnya, bagi shaya, tidur sehari cukuplah 4-6 sahaja. Itupun sering terbagi malam 3 jam dan siang 3 jam. Atau malah bisa malam 2 jam siang 4 jam. Manusia malam :p

Sekarang, waktu malam bisa dikatakan tidak tidur sama sekali. Ke mana larinya jam tidur itu ???
1. Pagi, bukan abis sahur, tapi lebih ke sekitar jam 8-9 itu rasa ngantuk sangatlah terasa sekali. Kebiasaan untuk tidak tidur sehabis subuhan masih bisa dilaksanakan, bahkan lebih segar rasanya. Tetap sahaja, tubuh ini memerlukan waktu untuk istirahat. Tertidurlah jam-jam 8an walau hanya 1-2 jam sahaja. Ini ketiduran, bukan sengaja tidur.

2. Sore, ketiduran lagi. Jam-jam segini biasanya sedang menonton TV series selagi menunggu buka puasa. 1-2 episode seh masih ok, kalo udah keterusan sampe 4 episode baru deh tertidur :p

3. Petang. Kenyang abis buka, dan setelah isya/tarawih... gak ada kerjaan, yaudah deh tidur. Ini sengaja tidur. Tapi cuman sebentar, setelah siang dan sorenya terpenuhi beberapa jam, sewaktu malam menjelang hanya cukup sebentar tidurnya. Jam 1 biasanya sudah membuka mata kembali.

Tidak ada komentar: