Sabtu, 03 Maret 2007

when love is not enough....................(23/...)

Orang tuaku begitu marah dan kecewa ketika aku ceritakan semuanya. Mereka langsung menghubungi orang tua Abrar dan membatalkan pertunangan kami. Orang tua Abrar tidak banyak berkomentar selain meminta maaf kepada orang tuaku dan aku.

Abrar pernah mencoba menghubungiku semenjak kejadian itu. Setelah dua kali telponnya tidak aku angkat, ia hanya sekali mengirimku email yang tidak pernah aku balas.





Dear Marisca,

Ca, aku sudah mencoba menelponmu tapi tampaknya kamu menghindari aku. Jadi aku rasa tidak ada gunanya terus mencoba. Aku lalu terpikir untuk mengirim email ini. Sekalipun kamu tidak akan membalasnya, setidaknya kamu membacanya dan itu sudah cukup bagiku.

Aku tahu kata maaf tidak akan berarti banyak setelah apa yang terjadi. Aku juga tahu, aku sudah tidak pantas dimaafkan. Aku terlalu menyakitimu, tapi aku ingin kamu tahu, aku juga menderita di sini. Aku sangat menyesal atas semuanya. Aku rasa Risa sudah menceritakan semuanya kepadamu. Namun, biarlah aku menceritakannya lagi supaya kau tahu siapa diriku yang sebenarnya.

Diana. Dia cinta pertamaku. Kami berkenalan sewaktu aku baru masuk kuliah. Waktu itu aku adalah laki-laki yang naif, yang percaya akan cerita-cerita cinta yang selalu berakhir bahagia. Aku merasa kisahku dengan Diana akan berlangsung tanpa akhir. Namun, aku salah, sangat salah. Ternyata Diana sudah punya tunangan di Jakarta dan mereka akan segera menikah. Waktu aku menanyakan kebenarannya, ia meninggalkanku begitu saja. Aku terus menerus mencoba menghubunginya tapi ia tak pernah peduli padaku. Cintaku terbuang begitu saja, harapanku kandas...

Aku tidak percaya lagi akan adanya cinta.

Selanjutnya, aku mengisi hari-hariku dengan perempuan-perempuan yang datang silih berganti. Aku tak pernah mencintai mereka, aku hanya menjadikan mereka objek kesenanganku saja. Sama seperti Diana pernah memperlakukanku.

Ketika bertemu denganmu, aku merasakan ada sesuatu yang berbeda didirimu. Kamu begitu polos, begitu naif, seperti aku dulu. Melihatmu mengingatkanku akan diriku yang dulu. Membuatku mengingat indahnya cinta yang pernah aku nikmati dengan Diana. Dan seperti yang bisa kau tebak, aku jatuh cinta padamu. Namun, bukannya bahagia, aku malah takut. Aku takut terluka lagi. Aku ingin pergi meninggalkanmu tapi aku juga ingin memilikimu. Aku tak bisa memilih di antara keduanya. Jadi itulah yang aku lakukan, aku pergi setelah berhasil menjadikanmu tunanganku.

Setelah kembali ke Sydney, aku mencoba untuk kembali menjadi seperti aku yang dulu. Mencintaimu seperti aku pernah mencintai Diana. Setia tanpa syarat kepadamu. Namun, aku tidak bisa, Ca!! Entah kenapa hal itu begitu sulit bagiku. Aku terus mencintaimu walau pada saat yang bersamaan aku juga tidak bisa mengubah diriku untuk menjadi pria yang pantas untukmu. Kuteruskan permainanku dengan harapan akan tiba saatnya setelah kita menikah barulah aku bisa meninggalkan semua itu.

Lalu kau muncul tiba-tiba di depanku. Semua kebohonganku terbongkar dalam hitungan detik. Semua cinta dan kepercayaan yang kau pupuk sirna begitu saja. Melihatmu menangis, hati ini seperti ditusuk-tusuk. Aku tidak bisa berhenti memaki diriku sendiri. Tapi itulah kenyataannya, aku telah kehilanganmu karena kesalahanku sendiri.

Dan entah mengapa, ini lebih sakit daripada sewaktu aku kehilangan Diana. Aku tahu, mungkin hanya waktu yang bisa mengembalikan cinta dan kepercayaan yang telah aku hilangkan itu. Berapa lamapun waktu itu, aku akan terus setia menunggu di sini.

Kamu telah berhasil membuatku jatuh cinta lagi dan sekarang kamu telah mengembalikan diriku seperti dulu. Jika saatnya tiba, aku harap kamu sudi memberiku satu kesempatan lagi. Dan bila saat itu tiba, kita takkan terpisahkan lagi.

Love you still,


Abrar


###

2 komentar:

ayuanin mengatakan...

bang,,kayaknya saya pernah baca novel ini juga deh,,tapi bukan di blog abang..
sebetulnya buatan siapa ya?
setting sydneynya doang sih yg saya inget bang..

- HQ - kiko - mengatakan...

hahahaha emang....
dapetnya dari forward email kok....

buat iseng2 aja namanya diganti...nyindir rumet ^^