Minggu, 14 Januari 2007

dejavu....................(01/...)

Metropolitan di malam hari begitu indahnya, bisingnya suara mobil yang meraung-raung... Klakson begitu seringnya dibunyikan.. Lampu-lampu yang seolah saling mengedip bergantian.. Dan asap mobil yang menyesakkan dada... Sungguh merupakan keindahan tersendiri yang tidak terdapat di kota-kota yanglainnya...(he..he..)

Aku baru teringat.....

"Aku punya janji dengan Maya untuk dinner. Moga-moga ia tidak menunggu terlalu lama. Tapi tadi janjiannya jam 20.00 khok, jadi gak telat, masih ada cukup waktu".

Handphone yang tadi selama diinterogasi oleh polisi kumatikan, kini kunyalakan kembali.

"Tiitiitt.titiiitt.."

Bunyi ada sms masuk...disertai bergetarnya HP yang kubawa.

Dari siapa ya ?

Nomernya belum hafal..nomer HP siapa yang masuk.

Kutekan tombol bergambar amplop, read dan terbaca,

"Telpon HP abang mati. Maya udah selesai dari salon nich, kita ke Café Tazmania aja. Di Blok N"
Kuambil kartu nama Maya dari dalam dompetku, kemudian kutekan tombol-tombol nomer HPnya.Tit..tut..titt..ttuut..ding.

Terdengar nada sambung, kemudian terdengar suara Maya di seberang,

"Halo.."

"Malem Maya..udah dari salon ya ? Jadi ke Café Tazmania aja ? Just confirm."

"Iya bang.."

Sambil nunggu taksi dipinggir jalan, aku melihat keadaan diriku yang agak kacau balau. Ngedate pertama khok gak karu-karuan gini..

Dasi kulepas, kemudian kuatur kembali bajuku. Kumasukkan ke celana dan kurapikan. Sepertinya rambutku belum rapi, tapi aku tidak terbiasa bawa sisir. Dalam keadaan darurat kayak kini, tangan ini sangatlah bermanfaat. Dipakai sebagai pengganti sisir..he..he..

Taksi terlihat agak jauh, tangan kulambaikan memanggilnya,

"Taksi !!"

Segera saja ia berhenti, aku masuk taksi.

"Café Tazmania bang, di Blok N"

Taksi bergerak meluncur pertama perlahan begitu ada kesempatan ia tancap gas..

Tidak ada komentar: