Sabtu, 17 Februari 2007

when love is not enough....................(09/...)

Sudah tiga hari Abrar tidak menghubungiku semenjak kejadian itu. Aku juga tidak pernah mencoba menghubunginya ataupun menanyakan tentangnya kepada orang tuaku. Mereka sendiri tampaknya juga kecewa dengan sikap Abrar malam itu. Sejujurnya, aku sudah merasa malu dan putus asa. Aku berpikir ia mempunyai perasaan yang sama? Kalau tidak, mengapa ia begitu baik padaku? Mengapa ia selalu memberi perhatian lebih padaku? Ah...pertanyaan yang tidak ada ujungnya. Lebih baik kupendam semuanya sendiri, bersama dengan air mata yang hampir kering ini.

###

Tidak ada komentar: