apa sih yang mereka jual untuk dapatkan recehan dari orang? dari modal gitar, bekas botol aqua hingga bekas botol yakult yang diisi pasir, mereka masih mencoba hargai dirinya dengan jual bakat seni yang mereka miliki. walau sumbang barangkali, tapi mereka ingin tampak lebih mulia dari mencuri, mencopet atau menipu dalam mengais rizqi halal. bisa jadi mereka merasa lebih mulia dari pengemis pinggiran jalan atau bahkan pembantu karena tidak ada rasa ketergantungan pada orang lain (mandiri). sekiranya sajian lagunya diterima mereka dihargai.
saya punya cerita lain ttg pengamen, pernah kejadian si pengamen nyanyi sampe lama trus pemilik toko keluar ngasih seikhlasnya rp.50 perak tapi apa si pengamen maki-maki trus si pemilik toko di kepruk pake gitarnya
itu blom seberapa di bis kota adasekitar 3 orang 1 main gitar, 1 cuap-cuap 1 nagih yang menyakitkan si bagian penagih menagih sambil ngomel dan jika tidak dikasih di do'akan semoga rejeki yg tidak kasi biar seret...
blom yang keliling ke rumah-rumah begitu datang kita bilang maaf mas nggak ada uang receh kita mungkin pernah mengalaminya apa katanya, pelit, dan meluarkan kata-kata yang tidak pantas
nah kalo gitu apa bisa dikatakan mereka ikhlas sama pemberian orang ??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar