"DE JA VU ! "
...ah tanda-tanda apa ini ?
Aku masih tidak terlalu memperhatikan apa yang barusan terjadi..kupikir itu hanya satu kebetulan aja...
Aku mengangguk, dan kuambil sendok dan garpu untuk mulai makan.Tak ada selera makan Teriyaki Chicken, hanya sayur dan nasi saja yangkuhabiskan.
"Khok ndak dimakan Bang, Teriyakinya ?"
Aku mengangguk.
"Masih agak kenyang", kataku menghindar.
Kudorong nasi yang agak mengganjal di kerongkonganku dengan air soda gembira..
"Trus pacarmu sekarang siapa Maya ?"
Ia tersenyum sambil menundukkan kepala..Jus Semangka diminumnya sedikit menghilangkan kegugupannya..
"Belum ada Bang."
"Mau jadi pacarku?", kataku dalam hati...he..he.. gak berani ngomong..
"DE JA VU !!!" sekali lagi aku berteriak dalam hati..
Rasa-rasanya kejadian ini sudah pernah kualami lagi...tadi terngiang suara Maya ketika mengatakan 'Dimakan dulu bang...tuh Teriyakinya udah dateng', kemudian sekarang ketika aku mengatakan dalam hati 'Mau jadi pacarku?' seolah semua peristiwa ini sudah pernah ku alami, entah kapan...'DE JA VU' gumamku dalam hati..benarkah ini sebuah pertanda? Ataukah hanya gejala alam sebab adanya transisi dari sisi perjalanan jiwa? Atau yang biasanya dikatakan oleh sekelompok orang dengan reinkarnasi-effect?
Aku ingin memastikan sekali lagi.. Siapa tahu..memang sudah menjadi alur garis kehidupan,bahwa Maya, mau tidak mau,tidak akan bisa terpisah dari perjalananku sendiri....
"Kamu sendiri ndak makan Maya?"
"Khok gak pesen makanan?"
"Ini aja deh bang...abang udah selesai khan?" katanya.
Tanpa ragu-ragu dia mengambil piringku dan menyantap sedikit demi sedikit teriyaki chicken yang memang tidak kusentuh sama sekali tadi. Agak kaget juga, atas apa yang dilakukan Maya, meskipun dalam hati, menyelusup rasa gembira. Benarkah Maya sudah berubah perasaannya kepadaku? Benarkah Maya sudah mau menerima aku? Dengan ditunjukkannya sikap seperti itu? Ataukah..ini sekedar menggoda seperti yang dulu-dulu pernah dilakukannya kepadaku? Just tease me...?
"Boleh minta minumnya Bang?" tanya Maya.
Dan tanpa perlu menunggu jawabanku, ia mengambil gelas soda gembira milikku dan meminumnya.
"Hati-hati Maya, siapa yang minum minumanku, dijamin bakal sayang sekali dan cinta sama aku lho..., ntar kamu gak bisa ninggalin aku lagi", kataku menggoda.
Ia tersenyum renyah...riang dan tetep saja minum air soda dari gelasku..
Aku mulai menghitung....1....2.....3, dan kemudian aku berkata, bersamaan dengan ia juga berkata...
"Bang Rudy....."
"Maya....."
..benar-benar bersamaan...
"DE JA VU !"...
1 komentar:
ho oh....
dikirain apa?
Posting Komentar